Tuesday, March 14, 2017

GIVEAWAY: Hercule Poirot dan Pesta Pembunuhan (Agatha Christie)

Ini adalah salah satu buku yang saya beli di Landmark Convention Hall Bandung pada event Pesta Buku. Saya ke sana tanggal 3 Maret kemarin.

Niatnya mau beli kado buat teman yang mau nikah (alibi). Tapi tentu saja ada niat terselubung untuk memborong buku-buku yang lain (ini salah satunya). Kapan lagi coba saya ada di Bandung pas kebetulan ada discount besar-besaran. Hahah.

Setelah selesai membeli buku untuk teman saya yang akan menikah (sekarang sudah menikah) saya cuci mata ke setiap gerai yang ada di sana. Waktu melihat novel-novel di salah satu gerai, mata saya langsung tertuju pada buku ini.

Novel selalu menjadi favorit saya dari dulu. Tapi saya hanya menyukai novel yang bergenre thriller atau mystery. Beberapa teman mungkin heran saya yang suka baca novel belum pernah baca Ayat-Ayat Cinta atau novel-novel sejenis itu. Bukannya tidak suka, but that's not my area. Wkwkwk. Setiap orang punya selera yang berbeda-beda kan.

Penulis favorit saya Sir Arthur Conan Doyle. Tapi bukan berarti saya tidak membaca karya Agatha Christie. Ya dibandingkan Conan Doyle, Agatha Cristie lebih memasukkan emosi pada novelnya. Mungkin karena dia wanita.
Bukan berarti saya lebih suka Conan Doyle karena dia laki-laki ya. Tapi saya pikir karya-karya Doyle lebih rasional, lebih detail dengan deductive reasoningnya Sherlock. Sementara Agatha sering memasukkan istilah "intuisi wanita" yang terasa kurang rasional.

Tapi kalau ditanya siapa novelis kriminal wanita favorit saya, tentu saja Agatha Christie jawabannya. Bagaimanapun juga selalu ada kejutan dari kasus-kasus yang dituliskannya. Saya ingat bertahun-tahun lalu saat membaca The Crooked House yang pelaku pembunuhannya benar-benar di luar dugaan saya. Sangat di luar dugaan. Walaupun saya lebih suka tokoh Hercule Poirot daripada Miss Marplenya.

Nah, saya tertarik dengan kisah Poirot yang satu ini karena ini adalah karya Agatha Christie yang hilang selama 60 tahun. Saya membaca buku ini di dalam bus, di perjalanan dari Bandung ke Bogor saat hujan turun.

Anatomi novel ini:
Judul: Hercule Poirot dan Pesta Pembunuhan
Judul asli: Hercule Poirot and The Greenshore Folly
Penulis: Agatha Christie
Penerjemah: Nadya Andwiani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2016
Jumlah halaman: 167
Dimensi: 13,5 cm X 20 cm
Harga: Rp 48.000

Novel ini mengisahkan Hercule Poirot yang diundang ke fĂȘte, event yang dibuat oleh penulis novel kriminal Mrs Oliver. Event itu berupa pesta pembunuhan, pengunjung yang datang diminta untuk mengumpulkan petunjuk agar bisa menemukan korban. Seperti mencari lokasi harta karun, tapi ini yang dicari adalah mayat. Yang berhasil tentu akan mendapat hadiah.

Ternyata ada pembunuhan sungguhan di sana. Bahkan ada sampai tiga orang yang mati. Poirot yang berada di sana ikut menyelidiki. Scotland Yard dan Poirot kewalahan memecahkan kasus ini. Setelah dua bulan berlalu barulah Poirot menemukan titik temu kasus yang seolah sederhana tapi ternyata rumit dan penuh dengan perencanaan yang matang.

Yang paling saya suka dari novel ini adalah kejutan-kejutan yang tidak terduga. Imajinasi Agatha Christie sepertinya tidak terbatas.

Di dalam buku ini tidak hanya ada kisah fiksi, tapi juga ada pendahuluan sebanyak 12 halaman oleh Tom Adams tentang desain cover yang dibuatnya untuk novel ini.

Dilanjutkan dengan prakarta oleh Mathew Prichard cucu dari Agatha Christie sebanyak 7 halaman tentang latar tempat yang digunakan dalam novel ini

Belum lagi di akhir ada sejarah pembuatan novel ini oleh John Curran sebanyak 14 halaman. Saya jadi tau sedikit kepribadian tentang Agatha Christie dari tulisan-tulisan tambahan itu.

Ini beberapa kutipan yang saya suka dari novel ini:

"Anda tau kata-kata Spencer? 'Sleep after toyle, port after stormie seas, ease after war, death after life, doth greatly please... '―Tidur setelah bekerja keras, pelabuhan setelah laut berbadai, kedamaian setelah perang, kematian setelah kehidupan, memang sungguh menyenangkan... " halaman 73

"Bahkan, Anda pikir kemungkinannya kecil? " sang Inspektur mendesaknya.

"Aku takkan pernah menyatakan bahwa apapun yang dilakukan seorang wanita kemungkinannya kecil, " Kara Poirot hati-hati. "Kaum wanita memiliki alasan aneh untuk hal-hal yang mereka perbuat dan yang tak bisa kita pahami. Akan kuakui bahwa pemilihan waktunya kelihatan janggal―di tengah-tengah sebuah FĂȘte." halaman 117

Kekurangan novel ini ada beberapa kesalahan pengetikan di awal-awal bab yang cukup mengganggu kenyamanan membaca saya. Lalu di dalamnya ada penjelasan dari desain cover, tapiiiiii bukan desain cover buatan Martin Dima melainkan desain cover aslinya buatan Tom Adams. Jadi saya bingung membandingkan isi deskripsi cover dengan cover novel yang saya baca.

sumber: google
sumber: google

Akhirnya saya searching juga deh cover aslinya biar ga bingung.

Nah, sekarang saya mau ngasih buku ini buat kamu yang suka genre mystery thriller. Kenapa saya mau ngasih novel ini? Karena... Pengen aja. Hehe. Pengen aja ngadain giveaway di blog ini.

Dulu seringnya minjem novel ke perpustakaan. Tapi sekarang tidak memungkinkan untuk pinjam karena jarak saya dengan perpustakaan jauuuuuh. Semenjak pindah domisili yang jauh ke mana-mana, mau ga mau harus beli buku kalau pengen baca.

Rak buku saya penuh sama buku-buku non fiksi. Terus saya bisa menyimpan isi novel agak lama di otak saya. Jadi biasanya saya baca novel cuman satu kali. Daripada novel-novel saya teronggok mubazir, mending dikasihin ke orang yang mau baca.

Sebelum saya punya rak buku baru buat menyimpan lebih banyak buku, silahkan manfaatkan event giveaway di blog ini. Hihi. Ya iyalah kalau udah ada rak buku baru saya akan simpan novel-novel saya walaupun dibaca ulangnya cuman setahun sekali. ;)

Yang mau ikut giveaway simak syarat di bawah ini ya.
1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2. Follow akun twitter @sinta_legian
3. Share postingan ini dengan hashtag GA #TheGreenshoreFolly dan mention ke akun twitter saya
4. Follow blog ini via Google+
5. Jawab pertanyaan di bawah ini pada komentar dengan menyertakan nama, akun twitter, domisili link share dan jawabanmu

Apa novel thiller yang paling berkesan yang pernah kamu baca? Jelaskan secara singkat tentang apa novel itu.

Kalau masih bingung tentang genre thriller bisa baca di sini:
Jenis dan Pengertian Genre Novel

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 14 - 20 Maret 2017 hingga pukul 24:00 WIB. Pengumuman pemenang akan saya beritahukan di blog ini dan akun twitter. Good luck.

Haaaaaai.. Hari ini pengumuman giveaway. Sebenarnya tidak perlu diumumkan ya. Pasti sudah tau siapa yang dapat. Selamat buat yohana siallagan. Kamu dapat novel karya the Quinn of Crime ini dari saya. Silahkan kamu kirimkan alamat lengkap ke e-mail legianwulandari@gmail[dot]com ya agar bisa segera saya kirim. Terima kasih atas partisipasinya. Tunggu giveaway selanjutnya dari saya di blog ini. ;)

Ternyata pemenang giveaway ini suka update hasil giveawaynya. Saya kasih backlink ah ke blognya yohana siallagan. Klik link dibawah ini:
Update Menang Giveaway Bulan Maret
Yohana juga langsung buat review buku ini di blognya. Yang mau baca review buku ini di blognya bisa klik link di bawah ini:
Book Review Hercule Poirot And The Greenshore Folly by Agatha Christie

Terima kasih atas update dan reviewnya yohana. Saya jadi semangat buat ngadain giveaway lagi. Sebenarnya dari bulan kemarin memang sudah merencanakan untuk mengadakan giveaway di blog ini satu bulan sekali. Mudah-mudahan bisa terealisasikan. :)

6 comments:

  1. Halo, izin ikut giveaway nya ya
    Nama : Yohana
    t : @MrsSiallagan
    Domisili : Samosir
    Link share : https://twitter.com/MrsSiallagan/status/841637080648228864
    Jawaban : Novel yang menurut aku menarik sekali namun bergenre thriller adalah "Gone Girl" karya Gillian Flynn. jadi Buku ini bercerita tentang misteri kematian Amy. Sang suami sempat dituduh sebagai dalang pembunuhan. Namun, Suami yg sangat mencintai istrinya itu tetap mencari istrinya. Nick mendapatkan beberapa petunjuk tentang kematian Amy. Petunjuk itu semua sangat aneh dan tidak masuk akal. Ternyata, Amy tidaklah mati namun dia membalaskan dendam terhadap nick, sang suami. Amy lari dan menyusun teka-teki untuk menjebak suaminya dalam kasus kematiannya.

    Novel ini sangat seru sekali. Kita dibuat berpikir keras untuk menemukan siapa sesungguhnya pembunuh Amy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya sangat menarik. Saya belum pernah baca dan langsung cari tau lebih jauh tentang buku ini. Selamat menunggu sampai tanggal 20. Saya akan undi kalau ada lebih dari satu peserta. ;)

      Delete
  2. Idem sempat bingung sama penjelasan tentang desain sampul buku itu tapi belum sempat cari tahu, makasih Mbak, sekarang jadi tahu deh. Ikutan nggak yaaa, sudah punya bukunya sih, hehehe.

    ReplyDelete
  3. Same like me kak, aku juga suka thriler alias genre crime pembunuhan, lebih menantang gitu
    Baru2 ini aku lagi ngumpulin buku agatha christy yang volume 6, pas dapat diskonan, tapi aku suka yang the hollow, yang ceritanya pembunuhan dengan basic motof psikologi, alias si pelaku mang dituduh karena semua bukti mengarah kepadanya tapi kayaknya mustahil kenapa dia bisa bunuh. Seru abis, apalagi bayanginnya settingnya london tua dengan atribut warddrobe yang vintage2 gitu
    Klo yang seri poirot ini aku blom baca, menegangkan sih pas ada jamuan pesta menemukan mayat gitu, kayak di film conan, tapi korban jatuhnya ada yang mati ada yang pura2 mati, aaaak jadi pengen baca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo baca. Seru ini ceritanya. Saya juga pengen baca kumpulan kasus poirot terbitan gramedia yang terbaru. Kemarin di bazar buku nyari itu ga nemu. Hihi. Sok atuh ikutan giveawaynya siapa tau beruntung. ;)

      Delete