Friday, April 7, 2017

UFO & NAZI Sebuah Konspirasi? (Koen Setyawan)

Ini juga buku yang saya beli di Pesta Buku Landmark. Untuk yang sudah kenal saya kayaknya ga aneh kalau saya beli buku ini. Untuk yang masih heran kenapa saya beli buku seperti ini, alasan singkatnya adalah "Karena saya suka." Udah gitu aja. :v 

Anatomi buku ini:
Judul: UFO & NAZI Sebuah Konspirasi
Penulis: Koen Setyawan
Penerbit: EsaMedia
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 145
Dimensi: 13,6 cm X 20,5 cm
Harga: Rp 43.000

Untuk para penggemar teori konspirasi buku ini menarik sekali. Mungkin masih ada yang belum bisa menerima keberadaan UFO, tapi penjelasan di buku ini membuat semua laporan penampakan UFO terasa masuk akal. 

Di halaman 5 dijelaskan mengenai istilah UFO yang sangat terkenal pada tahun 1950-an, terutama ketika ketegangan meningkat saat perang dingin antara Rusia (Uni Soviet) dan Amerika Serikat. Kepanjangan dari UFO udah pada tau
kan? Unidentified Flying Object (Benda Terbang Tak Dikenal).

Pada saat perang dingin itu masing-masing pihak saling curiga dengan serangan mata-mata atau serangan langsung. Apalagi kedua negara dan bloknya, NATO dan Pakta Warsawa sama-sama menyimpan teknologi persenjataan, termasuk pesawat dan peluru penjelajah jarak jauh. 

Jadi segala benda terbang yang tidak dikenal dapat dengan cepat dicurigai sebagai 'benda asing yang berbahaya' dari pihak lawan. Tapi gerakan terbang yang dilakukan oleh UFO sangat berlainan dan sulit diteliti oleh hukum aerodinamika lho. 

Cara terbang UFO diantaranya sebagai berikut:

• Mengambang, dapat berhenti diam di angkasa seperti balon atau helikopter. 

• Naik tegak lurus, dapat melesat secara perlahan atau dengan cepat naik secara tegak lurus ke atas. 

• Maju dengan sentakan-sentakan, terlihat sebagai gerakan yang tersendat-sendat, menimbulkan kesan alat geraknya seperti pulsa. 

• Percepatan dan perlambatan secara mendadak, menunjukkan kemampuan untuk berhenti secara mendadak atau melaju dengan kecepatan tinggi secara tiba-tiba. 

• Berbelok 90 derajat, melakukan gerakan berbelok dengan sudut siku 90 derajat secara tiba-tiba. Teknik yang sangat sulit dilakukan oleh pesawat buatan manusia. 

• Berbalik 180 derajat, secara tiba-tiba berbalik atau berjalan mundur. 

• Gerakan zig-zag, membuat gerakan menakjubkan dengan berbelok secara tajam atau zig-zag. 

• Lintasan gerak gelombang, terlihat bergerak naik turun seperti sebuah gelombang. 

• Terbang sambil bergoyang-goyang, dilaporkan UFO tersebut terbang maju bergoyang-goyang (miring kiri-kanan).
(Halaman 19-20)

Nah, bingung kan kalau ada pesawat yang bergerak begitu. Apa mungkin pesawat seperti itu dibuat manusia? Kenapa tidak?  Mungkin saja manusia-manusia yang membuat sengaja menyembunyikannya untuk kepentingan militer rahasia.. Mungkin saja kan.. 

Di buku ini disajikan sebuah teori yang menyangkut pautkan UFO dengan NAZI. NAZI tau dong, siapa sih yang ga kenal Adolf Hitler dan NAZI. 

Laporan tentang penampakan UFO memang membludak saat masa Perang Dunia ke II.  Kenapa yah? Para mantan pilot atau pensiunan Angkatan Udara banyak yang menjadi ufolog. Kenapa coba? 

Dalam buku ini dipaparkan kesaksian-kesaksian dan laporan-laporan yang berasal dari para pilot pesawat tempur. Mereka sering melihat penampakan foo fighter

Fenomena foo fighter sempat mengalami masa surut setelah Perang Dunia II berakhir. Tetapi fenomena ini kembali marak pada tahun 1950-an. Salah satu di antaranya muncul pada saat Perang Korea. (Halaman 30)

Tuh kan di saat-saat perang, fenomena ini jadi headline. Foo fighter itu istilah untuk bola-bola bercahaya yang terbang dengan kecepatan tinggi dan dapat mengubah arah dengan tiba-tiba,  yang sering dilihat oleh para pilot pesawat tempur. 

Meskipun tidak menyerang pesawat, benda-benda asing itu dianggap mengganggu karena sering melakukan manuver yang dapat membahayakan pesawat tempur. Instrumen navigasi pesawat para pilot juga menjadi kacau untuk sesaat ketika obyek itu muncul. Namun sesaat kemudian objek tersebut menghilang dan instrumen pesawat kembali normal. 

Karena tidak pernah menyerang pesawat yang didekatinya, kemungkinan foo fighter sebenarnya merupakan semacam probe atau robot mata-mata yang memindai dan mengumpulkan data teknis pesawat terbang yang didekatinya. 

Ternyata foo fighter adalah senjata rahasia berupa jet bernama feurball (bola api) yang diluncurkan dari dari darat. Jet ini dikendalikan langsung oleh perwira SS. Bentuknya mirip tempurung kura-kura. Tabung klystron yang ada di dalamnya, ketika bergabung dengan bahan bakar jet, akan membuatnya bercahaya.

Tujuan jet ini adalah untuk mengganggu konsentrasi para pilot pesawat tempur musuh. Elektrostatik di dalam jet dapat mengacaukan mesin pesawat bomber sehingga mesin pesawat tiba-tiba mati ketika berjumpa dengan benda-benda ini. 

Rudolf Lusar yang sempat menjadi teknisi Angkatan Bersenjata Jerman pada Perang Dunia II dalam bukunya German Secret Weapons of World War II mengungkapkan bahwa Jerman telah mengembangkan serangkaian pesawat dan senjata rahasia. Termasuk diantaranya adalah pesawat non-konvensional otomatis yang dikenal sebagai feuerball dan kugelblitz. Pesawat ini dikendalikan dari jarak jauh dan bermesin jet yang dapat terbang atau mendarat secara vertikal. 

Sebuah dokumen yang berhasil disita Sekutu juga menggambarkan piring terbang yang dikontrol dari jarak jauh tersebut dibuat di Thuringia. Diameternya 10-15 kaki dan dapat terbang sampai 1.250 mil per jam. Piring terbang itu dapat memancarkan medan magnet yang dapat merusak peralatan listrik pesawat musuh.

Walau bagaimanapun juga tetap saja hal ini menjadi konspirasi tersendiri. Mungkin saja Sekutu menyusun teori semacam ini untuk membenarkan pelarangan penelitian teknologi Jerman yang membahayakan. 

Dalam buku ini dipaparkan bahwa ternyata kekuatan teknologi Jerman sudah berada jauh di atas negara yang lainnya. Saya juga baru tau tentang organisasi rahasia Jerman yang setingkat bahkan lebih maju dari Freemasonry atau Illuminati

Nama organisasi rahasia itu adalah Vril & Thule Society. Adolf Hitler dan para ilmuwan Jerman termasuk didalamnya. 

Jerman juga melakukan kerjasama militer dengan Jepang. Hasilnya mesin yang sangat aneh dan bisa menghilang. Saya masih bingung tentang penjelasan ini. 

Lalu bagaimana bisa Jerman kalah dengan kekuatan teknologi yang seperti ini? 

Dalam buku ini disajikan juga fenomena UFO di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Tapi yang paling menarik perhatian saya tentu saja legenda UFO modern Roswell. Ini memang merupakan kisah paling mengesankan tentang UFO di Amerika Serikat, bahkan di dunia. 

Hujan badai yang terjadi pada malam tanggal 1 Juli 1947 di Roswell diduga menjadi penyebab jatuhnya sebuah pesawat di tanah pertanian Bill Brazel. 

Banyak puing-puing dari material sejenis logam. Ada bagian puing-puing yang di permukaannya terpahat berbagai simbol berbentuk seperti huruf kuno dan bentuk-bentuk geometris. 

Investigasi ke lokasi lahan pertanian Brazel menghasilkan sebuah press release yang menyatakan bahwa personel Kelompok Bom AU ke 509 telah berhasil mendapatkan apa yang selama ini diisukan sebagai piring terbang. 

Pada tanggal 8 Juli 1947, surat kabar lokal Roswell Daily Record menjadi pusat perhatian dunia dengan menampilkan berita ini sebagai berita utama di halaman depan. 

Berita ini juga ditayangkan di banyak surat kabar di dunia, termasuk di Jerman dan Inggris. Bahkan surat kabar terkemuka London Times mengangkat berita ini sebagai berita utama.

Seorang fotografer Angkatan Udara, yang dipublikasikan dengan inisial nama FB menyatakan bahwa dirinya diterbangkan dari Washington bersama satu orang fotografer lainnya ke Roswell.

Ia menemukan empat mayat, yang ia yakin bukan manusia, ukuran kepalanya besar, tidak seimbang dengan badannya yang kecil. 

Berbagai acara dokumenter juga dibuat untuk mengangkat fenomena ini. Karena kejadian ini sekarang kota Roswell menjadi obyek wisata. 

Kelebihan buku ini adalah mengupas fenomena UFO dengan akal sehat. Walaupun bukan dari luar planet ini, UFO itu ada. Bila kita menemukan benda terbang yang belum kita kenali meski itu buatan manusia tetap bisa disebut UFO. Setelah tau ternyata yang terbang adalah balon udara atau burung, ya bukan UFO lagi. Haha maksa. 

Alien juga sebutan untuk makhluk yang belum dikenal. Jadi kalau ternyata ada spesies baru yang kita temukan di dasar laut, itu juga bisa disebut alien. Bener-bener maksa ya. 

Saya juga suka foto-foto dan ilustrasi gambar pada buku ini. Yang paling menarik tentu saja adalah foto-foto pesawat buatan Jerman yang berbentuk seperti piring terbang. Saya tidak tau apakah foto-foto ini sungguhan atau hanya rekayasa. Tapi mengingat teknologi fotografi jaman dulu yang cukup sulit, sepertinya agak sulit untuk merekayasa hasilnya. Tidak seperti sekarang langsung bisa mendapatkan foto yang bagus dengan smartphone.

Di dalam buku ini juga ada penjelasan tentang rekayasa fotografi yang dilakukan oleh Ed Walters. Jadi dia membuat sebuah model UFO kecil untuk kemudian difoto sebagai bukti pertemuannya dengan UFO di Gulf Breeze, Florida. 

Setelah baca buku ini pengetahuan mengenai teori konspirasi UFO bertambah. Ternyata bisa jadi Jerman adalah yang pertama membuat UFO. 

Kekurangan buku ini ada beberapa kalimat yang tidak sempurna. Sepertinya terhapus, karena cukup banyak kalimat yang Subjeknya hilang. Jadi setelah titik tiba-tiba langsung ke predikat yang dimulai tanpa huruf kapital. Ada juga kata berupa objek atau keterangan yang hilang sebelum titik. Itu cukup mengganggu. Karena kalimatnya jadi mengambang belum selesai. 

Saya juga tidak terlalu paham mengenai spesifikasi pesawat yang dituliskan secara detail. Banyak istilah-istilah penerbangan yang teknis sekali membuat saya bingung. 

Tapi saya suka sekali pemaparan mengenai organisasi rahasia Jerman Vril & Thule Society. Tentang sejarah kebangkitan Jerman setelah Perang Dunia I juga menarik. Saya jadi niat untuk membaca lagi Mein Kampfnya Adofl Hitler. Dulu sempat berhenti di tengah-tengah Mein Kampf I.

4 comments:

  1. Aku juga suka buku2 semacam ini utk memperluas wawasan. Awalnya dari bobo dan sering gugling fakta dan mitos biar paham mana yg rekayasa. Oya Mba pernah baca bukunya enigma?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya belum baca. Tapi blognya suka baca-baca. Keren lah itu enigma, konspirasinya bikin penasaran terus. Pengen beli bukunya enigma juga. :D

      Delete
  2. suamiku suka banget teori konspirasi :) suka baca2 buku bahkan ikut group kek ginian mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, bisa tuh Mba Herva ngasih buku-buku semacam ini buat suami sebagai hadiah spesial. Ngasih buku buat saya juga gpp. Wkwkwk. (Bercanda Mba, hehe)

      Delete