Monday, March 22, 2021

Jurnal Menulis (Gita Romadhona)

Ini buku yang menarik untuk saya yang sedang belajar "menulis". Seharusnya tidak kaget ya saat melihat isinya lebih banyak lembar bergaris yang kosong untuk kita tulisi. Judulnya juga Jurnal Menulis. Yang bisa dibaca hanya sekitar 20%, sisanya adalah lembar untuk praktek kita menulis.

Saat membaca buku ini, entah kenapa saya teringat dengan Bu Enung, salah satu guru Bahasa Indonesia favorit saya ketika SMA kelas X. Dulu beliau pernah membacakan sebuah cerita yang dipotong dan meminta kami menuliskan kelanjutan cerita itu sesuai imajinasi masing-masing siswa. Ketika kami membacakan hasil tulisan kami, ternyata tiap siswa punya cerita yang berbeda-beda. Beda kepala, beda cerita. Saya ingat dulu menuliskan tentang alien. Hahah. 

Di buku ini terdapat 100 ide yang bisa kita kembangkan. Dan saya yakin, kalau tiap orang yang punya buku ini dipertemukan, dari satu ide di buku ini akan menjadi beragam cerita. Dikalikan 100 ide. Wow.

Anatomi buku ini:

Judul: Jurnal Menulis (100 Ide Latihan Menulis di Rumah)
Penulis: Gita Romadhona
Penerbit: SigiKata
Tahun terbit: 2021

Saturday, September 5, 2020

GIVEAWAY: Derana Antologi Puisi (Karya 80 Guru Nusantara)


Masya Allah.. Alhamdulillah. Buku antologi pertama saya yang terbit. Ini karya 80 guru Nusantara yang mengikuti kelas menulis.

Awalnya kami (lebih dari 500 peserta) ikut kelas menulis daring cerita anak dan dongeng, lalu di akhir diumumkan akan ada kelas menulis puisi. Saya ikut kelasnya, dan tidak menyangka kalau akan dibukukan. Surprise ini tuh dari tim SIP Publishing.

Bagi saya pribadi, sebenarnya tidak terlalu paham dengan puisi. Ya, saya bukanlah seorang pujangga. Wkwkwk. Tapi saat SMP, teman di BRIGARA (Brigade Gabungan Siswa Pengibar Bendera) punya bakat mengagumkan dalam membaca puisi. Saya ingat namanya Tata, lupa kepanjangannya.

Dia membuat saya merinding saat membawakan puisi Aku karya Chairil Anwar. Dan bukan hanya saya, orang yang melihat dan mendengarnya membawakan puisi pasti terpesona.

Sekolah juga menampilkan dia saat upacara karena sering memenangkan perlombaan puisi. Saat itu saya tidak menyangka remaja mungil itu bisa menguasai satu lapangan sekolah hanya dengan membaca puisi.

Sejak saat itu, saya sering membaca buku puisi karya Chairil Anwar di perpustakaan. Bahkan sampai hapal beberapa puisi karya beliau. Tapi ya, hanya sebatas suka saja, tidak sampai mendalami tentang puisi.

Monday, February 17, 2020

Cerita Sebelum Bercerai (Fahd Pahdepie)

Saya waktu itu liat promo buku ini dengan caption yang menarik perhatian:

Perceraian memang merupakan tema yang jarang kita bicarakan, meski sebenarnya sangat penting. Saya yakin hampir semua ikatan pernikahan pernah melahirkan wacana perceraian, apapun alasan dan latar belakangnya. Kalau boleh menggeneralisir, semua orang yang menikah pasti pernah berpikir untuk bercerai, kan? (halaman vi)

Saat itu saya tidak sedang berpikir untuk bercerai, tapi penasaran dengan generalisasi itu. Karena saya memang pernah berpikir tentang perceraian. Suami dulu juga pernah cerita kalau dibenaknya pernah terlintas untuk bercerai. Nah saya mau tahu apakah semua pasangan yang sudah menikah benar-benar pernah ada pikiran untuk bercerai? Jadilah saya ikut pre ordernya.

Anatomi buku
Judul : Cerita Sebelum Bercerai
Penulis : Fahd Pahdepie
Penerbit : Republika

Monday, February 3, 2020

Couple's Recipe (Lydia Susanto)

Ini buku lama tapi baru saya review. Waktu itu lagi ngajak anak main di Ubertos.  Eh ada Gramedia corner dong. Akhirnya saya menelusuri tiap bagiannya  dan  nemu buku ini. Buku yang menarik dan unik. Bukan buat dibaca sebenarnya. Lebih cenderung ke buku aktivitas. Banyak aktivitas menarik yang bisa kita lakukan bersama pasangan dengan buku ini.

Anatomi buku:
Judul: Couple's Recipe
Penulis: Lydia Susanto
Penerbit: PT Elex Media Komputindo (dicetak oleh Gramedia)
Tahun terbit: 2018 (cetakan kedua)
Jumlah halaman: 66 lembar (jadi berapa halaman tuh)
Dimensi: 15,5 cm x 23,7 cm
Harga normal: Rp 114.800

Buku ini benar-benar menyenangkan dan mengasah kreativitas kita. Btw, dalemnya pake bahasa Inggris meski yang nulis orang Indonesia. Di awal-awal halaman ada dua lingkaran kosong berisi dua kepala tanpa wajah dan rambut. Kita gambarin pake muka kita terus tulis nama kita dan pasangan dibawahnya. Lalu ada preparation, tentang cara menggunakan buku ini. Ada enam aturan dalam penggunaan buku ini. Saya kutip yang ini ya.