Pages

Sunday, April 23, 2017

Bintang Kedelapan (Ina Inong & Masagung Darojatun)

Sudah lama saya ingin membeli buku Halo Balita. Terlepas dari kontroversi penerbitnya, saya pikir isinya aman. Dulu saya pernah membaca buku-buku yang sepaket di sekolah alam tempat saya pernah mengajar.

Inginnya sih beli yang sepaket, sama e-pennya juga. Tapi belum memungkinkan saat melihat harganya. Jadi ketika ada teman yang jual retail, beli deh. Saya beli dua, yang satu judulnya Jam Marah-Marah yang mengajarkan tentang kemandirian. Yang satu lagi ini, Bintang Kedelapan tentang kasih sayang.

Saya pilih judul ini karena saya suka hal-hal tentang astronomi, dan saya paling suka angka 8. Motif utamanya sih agar Hawnan ga ngacak-ngacak buku-buku saya kalau sudah punya buku sendiri.

Judul: Bintang Kedelapan
Penulis: Ina Inong
Ilustrator: Masagung Darojatun
Penerbit: Pelangi Mizan

Tahun terbit: 2015
Jumlah halaman: 20
Dimensi: 17,5 cm X 17,5 cm
Harga: Rp 39.000

Buku ini berisi dongeng tentang seorang anak bernama Eva yang bersahabat dengan Bintang Kedelapan. Awalnya Bintang Kedelapan sedih karena dirinya tidak seperti saudara-saudaranya yang lain. Tubuhnya kecil dan sinarnya redup. Tapi akhirnya dia berubah menjadi bintang yang paling terang karena kasih sayang yang diberikannya pada adik Eva yang sakit.

Kelebihan buku ini terletak pada kualitas kertas yang digunakan. Sangat tebal sehingga tidak mudah rusak dan sobek. Ketumpahan air juga tidak basah, tinggal dilap. Ilustrasinya menarik dan hanya ada sedikit kalimat tiap halamannya. Jadi sangat cocok untuk anak balita.

Kekurangannya apa ya.. Kurang banyak kali ya. Hehe. Hawnan suka sekali buku ini. Dia meminta saya membacakannya berulang-ulang. Dalam hati saya bertanya, "Ini anak ga bosen apa ya dibacain cerita yang sama berkali-kali?" Sepertinya sih tidak. Mungkin saya yang ngerasa bosan membacakan cerita yang sama terus menerus. Jadi memang harus punya banyak bukunya biar yang bacain ga bosen. Hihi.

Awalnya saya membelikan buku ini agar dia tidak mengganggu buku-buku saya. Tiap kali saya baca buku pasti direbut, jadi saya bisa baca buku dengan tenang hanya saat malam hari. Setelah dia punya buku ini, buku saya ga direbut sih. Tapiiii, dia minta saya bacain terus buku ini pagi, siang, sore, malam.. Terus kapan dong saya bisa baca buku-buku saya? Wahaha. Tau ah.

6 comments:

  1. Wkwkww hawnan pinter yaaa kalau ada buku baguss jd mamanya suruh bacain terus 😁😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, biasanya tidur jam 8, sekarang jadi jam 11 karena pengen dibacain buku dulu. Kebayang ga tuh 3 jam saya ngulang baca itu buku sampai dia ketiduran. Wkwkwk.

      Delete
  2. Bagus dong minta bacain terus bikin gemar baca��

    ReplyDelete
    Replies

    1. Iya betul, harus meluruskan niat lagi. Demi menumbuhkan gemar membaca pada anak, harus tetap semangat bacain buku. Hihihi.

      Delete
  3. Aku suka sama buku-buku anak begini mbak, bisa buat anak juga soalnya ahhahaha
    Seneng ya kalau kualitasnya bagus dan tebel, biar gak cepet dirusak si anak juga ahahhaa
    salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seneng apalagi lihat ilustrasinya. Suka banget kalau liat buku yang ada ilustrasinya. Jadi kayak liat pameran lukisan gitu. Salam kenal juga. :)

      Delete