Pages

Monday, February 3, 2020

Couple's Recipe (Lydia Susanto)

Ini buku lama tapi baru saya review. Waktu itu lagi ngajak anak main di Ubertos.  Eh ada Gramedia corner dong. Akhirnya saya menelusuri tiap bagiannya  dan  nemu buku ini. Buku yang menarik dan unik. Bukan buat dibaca sebenarnya. Lebih cenderung ke buku aktivitas. Banyak aktivitas menarik yang bisa kita lakukan bersama pasangan dengan buku ini.

Anatomi buku:
Judul: Couple's Recipe
Penulis: Lydia Susanto
Penerbit: PT Elex Media Komputindo (dicetak oleh Gramedia)
Tahun terbit: 2018 (cetakan kedua)
Jumlah halaman: 66 lembar (jadi berapa halaman tuh)
Dimensi: 15,5 cm x 23,7 cm
Harga normal: Rp 114.800

Buku ini benar-benar menyenangkan dan mengasah kreativitas kita. Btw, dalemnya pake bahasa Inggris meski yang nulis orang Indonesia. Di awal-awal halaman ada dua lingkaran kosong berisi dua kepala tanpa wajah dan rambut. Kita gambarin pake muka kita terus tulis nama kita dan pasangan dibawahnya. Lalu ada preparation, tentang cara menggunakan buku ini. Ada enam aturan dalam penggunaan buku ini. Saya kutip yang ini ya.

Preparation
It's all about celebrating your relationship and feelings together, before you start to use this recipe there're several things you need to prepare:

Utensils
- 2 different colored pens.
- some scissors and glue.
- some photos and stickers.

First (Important!)
Fill this book together and use different colored pens from your partner.

Second
Follow the instructions and answer every question with an open heart.

Third
Admit if you lose, be humble if you win, and don't forget to keep your promises as well.

Fourth
There are no right and wrong answers in this book. So, don't lie and be honest with each other.

Fifth
Share and post some of your "charmazing" work with the hashtag #MyCouplesRecipe and tag us @couplesrecipe to be reposted.

Sixth
Be creative! Have fun and enjoy this "delicious" book.

Lalu ada page agreement yang harus kita tandatangani beserta pasangan. Isinya: We swear we're not going to fight while playing and exploring our relationship with this book. Moreover, we'll answer each question honestly since both of us love each other so much!

Iya, kita bisa lho berantem gara-gara ngisi buku ini. Contohnya ada di page about him and about her. Yang about him diisi sama saya, ngetes seberapa tau saya tentang dia. About her diisi oleh dia tentang saya. Ada 15 isian yang lumayan ngetes banget seberapa tau kita tentang pasangan. Kebayang kan kalau salah jawab atau gak tau, bisa lho jadi alasan buat marahan. "Masaaaaa hal-hal kayak gini kamu gak tau?" Nanti kalau udah beres, dikoreksi apakah benar atau salah jawabannya. Dan pengetahuan tentang pasangan kita pun bertambah. Saya pas ngisi ini salah 2, di bagian berat dan tinggi badannya. Cuman beda dikit sih salahnya dari berat sama tinggi badan yang sebenarnya. Dia salah 6. Wkwkwk. Terus ada juga pertanyaan tentang pengakuan atau hal yang disembunyikan. Bisa jadi penyebab Perang Dunia III kan tuh.

Kita juga disuruh gambarin portrait pasangan kita. Utuh ya bukan kepalanya doang. Gambar corat-coret dan jadi ketawa sendiri, emang aku gini gituh? Buat yang bisa gambar, pasangannya gak akan protes. Ada juga first impression about our partner. Ini harus inget-inget dulu pertama ketemu pada jaman dulu kala. Terus harus bernarasi gimana cerita saat pertama kita ketemu. Lalu ada pilihan-pilihan tentang kecendrungan dan kebiasaan masing-masing. Ada juga pertanyaan tentang "apa yang kita bicarakan" saat dulu pertama kali ketemu.

Dan buku ini lengkap juga dengan personality type. Apakah extrovert atau introvert, sendiri atau intuitive, thinker atau feeler, judger atau perceiver. Kita tinggal ceklis2, nanti tau deh hasilnya apa. Ada penjelasan lengkapnya juga tentang tipe-tipe kepribadian itu plus strength. Nanti kita direkomendasikan untuk date idea yang cocok dengan masing-masing kepribadian.

Ada juga pertanyaan tentang siapa yang fell in love first and why. Dan menceritakan best moment or best effort yang pernah pasangan lakukan buat kita.

Yang jadi favorit saya adalah ada permainan B-I-N-G-O. Saya belum pernah main ini sebelumnya. Jadi seru sekali waktu main permainan ini dengan suami. Walaupun sebel juga karena dia yang menang. Ini kita sampai googling dulu dong pas mau main, karena kita gak tau aturannya. Mungkin aturan permainan ini harus ditambahkan pada buku. Yang belum pernah main B-I-N-G-O pasti bingung.

Itu bahkan belum setengahnya lho yang saya ceritain. Masih banyak aktivitas dalam buku ini. Keren banget lah menurut saya. Karena saya orangnya emang suka main. Terus kita jadi ada aktivitas quality time gitu sama pasangan. Kita jadi lebih tau tentang pasangan kita. Lebih paham. Dan yang paling penting lebih deket. Please singkirkan gadget saat bersama pasangan dan lakukan aktivitas bersama yang bermakna.

Di buku ini ada beberapa hal yang bisa "dibaca" juga. Perbandingannya sekitar 20% lah. Sok tau banget ya saya 20%. Pake itungan kira-kira saja angka itu. Hihihi. 😆 Pokoknya lebih banyak aktivitasnya,  tapi ada kok bahan bacaannya. Saya mau kutip beberapa. Ga tau halamannya, ga nyantumin halaman kan buku ini tuh.

7 Keys To a Better Relationship

1. Be a supportive partner
Listen to your partner's ideas. Celebrate in your partner's victories. Also, appreciate your partner's hobbies and interest. Above all, remind your partner if he/she makes a wrong decision. A little support always matters a lot.

2. Have a healthy social life
Don't let lust consume you. Never buy your friend's advices in doing something "bad" to your partner, even for recognition and the acceptance from others. Have faith and trust your heart! Make sure you surround yourself with people who bring positive impacts on your life.

3. Build a commitment and be loyal
Make a commitment with your partner. No one's perfect, but at least you try to make your relationship work. Well, as long as you can be loyal to your partner and your commitment, there's nothing to worry.

4. Have time for others
Have your"me-time", make time for your family, go out with your best friend, explore, and learn new things. A healthy relationship means you still have time for others! But, don't forget your commitment, okay?

5. Have a sense of understanding
"F@$&!" will rarely appear when you have sense of understanding to your partner. Say no more to harsh words and get too emotional while having an argument. Just remember: Don't let anger consume you first!

6. Have an open communication
Say you like it if you really like it and don't if you really don't. You partner isn't a mind reader. Be open and honest with each other about your feelings.

7. Let God
This is the most important of all. Put God in your relationship! Pray together, let God take control of your relationship, and make it become a blessing for others.

Itu kuncinya bagus-bagus ya. Coba cek-cek relationship kita sama pasangan udah sehat belum tuh? Selain itu ada juga tentang cara memaafkan pasangan kita.

7 Keys To Forgive ini Relationship

1. Don't wait
Decide to forgive first, even if your partner doesn't ask for an apology. You need to make peace with your heart before with others.

2. Be clear
When you are hurt, you deserve the chance to be hard. Explain yourself clearly without blaming and criticizing.

3. Be nice
Listen to your partner's explanation and don't interrupt histeris/her. Your voice tone also matters. So keep calm and be nice.

4. U vs problem
Remember! You are on the same team! Forgiveness is a win-win solution.

5. Old sound
Don't dig up buried mistakes. Bringing up old wound will never make your problems done. Be a good forgiver who leaves the past in the past.

6. Be humble
Don't let your ego consume you. Accept your partner's apology when it is offered. But, don't act like you are over it before you really are.

7. The 2nd "F"
In spite of 'forgive', there's the second "F", which is 'forget'. Don't bottle up your feelings and grudge. What you need to do is pray together, and you will get the freedom in your heart.

Keliatannya gampang ya kalau dibaca? Tapi yang udah nikah pasti tau hal-hal itu butuh effort yang cukup besar untuk dipraktekkan. Masih ada sih bahan bacaan di buku ini. Tapi segitu dulu aja spoilernya.

Oh iya, kertas yang digunakan di buku ini tebal, lebih kayak kertas gambar. Jadi meski hanya 66 lembar, tapi tebel lho ini bukunya. Sampulnya juga pake hardcover jadi awet. Ini gak ada keterangan halamannya juga sih. Saya ngitung aja manual. Karena ngisi ini juga boleh ngacak ya gak usah berurutan.  Kita bisa pilih mana aktivitas yang ingin kita lakukan saat ini. Btw buku ini sering mengalami revisi. Suka ada tambahan aktivitas gitu. Dan selalu ada bonus seperti stiker dan pembatas buku yang lucu-lucu. Btw, cover buku ini ga seperti gambar yang saya upload. Saya tempelin bonus stiker-stiker kecil, jadi lebih unik karena bisa hias cover sendiri.

Ini jadi seperti punya portofolio diri kita dan pasangan. Untuk upgrade ya berarti harus beli tiap tahun gitu buat ngecek apakah ada yang sudah berubah dari diri kita atau pasangan kita. Ada satu hal penting terakhir dari saya tentang buku ini. Meski didesain untuk orang yang pacaran, saya tidak merekomendasikan bagi mereka yang belum menikah. Kenapa? Karena yang pacaran belum tentu bakalan nikah.

Gimana kalau kita ditakdirkan menikah dengan orang lain bukan dengan pacar? Kan bahaya buku portofolio ini untuk kelangsungan pernikahan ke depannya. Kalau udah terlanjur diisi sama pacar gimana? Masa mau dibakar? Kan sayang ya.. Makanya saran saya, pastikan kita pake buku ini dengan orang yang udah jadi suami atau istri kita aja. Kalau buat yang sudah menikah recommended banget lah menurut saya. Well, walaupun yang udah nikah pun bisa saja berpisah karena kematian atau perceraian, tapi lebih tenang lah ya karena sudah diakui oleh agama dan negara. Nanti udah nenek kakek baca buku ini kayak baca my adventure booknya Carl & Ellie di film UP tuh.


54 comments:

  1. Couple's Recipe
    Judulnya aja nenarik, baca ulasan tambah menarik hehe
    Moga kelak bisa baca bukunya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, baca dan tulis ini. Banyak nulisnya daripada bacanya. Harus banyak gambar juga.

      Delete
    2. Kadang pasangan ni namanya saja, tp lebih banyak sibuk masing2 main gadget hehe

      Delete
    3. Karena itu penting banget kita beliin Buku ini supaya perhatian mereka teralihkan
      Kalo ada yang wedding anniversary, saya mau beri hadiah Buku bagus ini agar mereka tambah rukun

      Delete
    4. Iya bisa banget ya buat hadiah. Yang dikasih hadiahnya pasti seneng banget. Hihihi.

      Delete
  2. wah, bagus ini untuk mempererat hubungan dengan pasangan. Daripada masing-masing asyik dengan gadgetnya, kan lebih bermanfaat kalau melakukan aktivitas dalam buku ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mbak. Harus ada aktivitas bersama ya biar kerasa kita itu udah nikah lho, udah berkeluarga, bukan anak kostan. Wkwkwk.

      Delete
    2. iyah saya suka sedih saat suami main gadget. akhirnya saya jg main deh. sama2 sibuk dg dunia sendiri, perlu sesekali menyatukan dunia lewat games seru di buku ini

      Delete
    3. Berarti kita harus gangguin dia yang lagi asik main sendiri. Main bareng2 gitu. Gangguin semaksimal mungkin sampai dia marah2. Wkwkwk. Sampai dia beralih fokus ke kita deng. 😆

      Delete
  3. Kapan2 aku mau cari ahhh kalo lagi jalan ke Gramed.
    Kece beudss nih buku!
    Kudu dipunyai tiap couple nihh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bagus desain bukunya. Bikin kita kreatif. Ga tau sekarang masih ada gak ya. Biasanya dibatasi jumlah cetaknya.

      Delete
    2. Owwww, mungkin supaya menjaga eksklusivitas ya

      Delete
    3. Kurang tau juga sih, mungkin karena kertasnya beda dengan kertas biasa. Tapi coba aja search di beberapa olshop, kayaknya ada beberapa stok yang masih ready.

      Delete
  4. Judulnya saja sudah menarik,bagus sekali bisa dilakukan untuk mempererat hubungan dengan pasangan. Karena saat ini dirumah sudah asyik dengan masing masing gadgetnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Kalau udah asyik masing2, bonding keluarga jadi terasa hambar ya. Harus cari hal2 yang bisa dilakukan bersama.

      Delete
  5. wah ide yang bagus ya mbak, kebetulan saya sudah bekerluarga jadi cocoklah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok banget buat yang sudah berkeluarga. Jadi ada spark love yang mungkin sudah lama tidak dirasakan.

      Delete
  6. Isi buku berarti memang "couples recipe" yg cocok utk pasangan y mba.
    Semakin mengenal sekaligus mengenanag masa2 manis awal pertemuan dulu.
    Jadi pengen baca bukunya juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener. Jadi senyum2 sendiri pas kita nulis tentang masa lalu. Hihi.

      Delete
  7. Wah, iya juga ya. Kalau masih pacar trus ngga berjodoh, paling dibakar agar tak timbul masalah di kemudian hari. Tapi ini masih mending. Coba kalau nama pacar ditulis di skripsi tapi ngga jadi nikah. Mau dibakar, sayang banget perjuangannya bikin skripsi ini dulunya kaya gimana. Paling juga dicengin suami/istri gara2 ada nama pacar di lembar ucapan terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh bener juga tuh. Skripsi lebih bahaya. Paling kita edit aja lembar terima kasihnya. Cetak lagi, kasih hardcover lagi. Yang lama bakar. (Revisi susulan setelah wisuda) Wkwkwk.

      Delete
    2. Wkwkwk...
      Tapi gapapa mbak. Mau nulis buku couple recype maupun skripsi, semua adalah bagian dari episode kehidupan. Lembar demi lembar episode hidup itu ngga akan ada yang sia-sia. Nikmati saja detik demi teriknya, setiap hari. Soal masa depan, biarlah jadi misteri Tuhan saja.

      Delete
    3. Acieee.. Wise banget nih mbak Lasmi. Tapi bener banget, masa depan itu adalah misteri. Kita gak usah terlalu risau akan hal yang belum kita tau. Tapi usaha tetep harus kayaknya. Cari aman aja gak usah pacaran, biar gak ribet mikirin mantan. Karena masalah dalam pernikahan itu pasti banyak, coretin aja masalah2 yang bisa kita cegah dan antisipasi. Wkwkwk. #minimalisasimasalah #decluteringmasalah eaaaaaa. 😆

      Delete
  8. BIsa jadi peta perjalanan pernikahan, ya, buku Couple Recipe ini.
    Tapi kayaknya suami saya ga mau diajak ngisi, Dia tipe bohemian yang berlaku seenak dia saja asal tidak merugikan apalagi menyakiti orang lain.
    Tipe yang ada apa ya dihadapin, ga pakai persiapan.

    Ealah.. malah curhat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi curhat. Iya mbak, honestly suami saya juga begitu. Tapi rata2 laki2 punya kecenderungan "suka main". Merasa ada tantangan seneng. Saya juga gak nyangka pas main B-I-N-G-O dia ketawa kegirangan karena menang dan dapet reward "mie instan". Padahal kan bisa aja saya bikinin mie instan meski gak main. Wkwkwk. Coba aja ajak main, misalnya main catur, atau main PS, atau apa lah mainan favoritnya. Mungkin paintball. Atau yang lainnya. Yang penting kita bisa main bareng suami. 😂

      Delete
    2. Kebetulan kami sering berhadapan dengan batas laptop. Kedua laptop menyala, malah kadang chat dengan WA di laptop.
      Tapi... jangan lihat kaki kami, ya.
      Uhuk. Bermain ala-ala.
      Selain itu, kami punya 1 hobi yaitu berkebun.

      Delete
    3. Terbaik. 👍
      Punya hobi yang sama itu menyenangkan karena bisa dilakukan bareng2. Tetiba saya ingat pernah baca dimana gitu ya, tentang nenek kakek di sebuah cafe yang duduk sebelahan. Makan tanpa ada obrolan satu kata pun. Eh tapi ternyata tangannya pegangan di bawah meja. Co cwit yaaa, sudah sehati meski tanpa komunikasi. Karena bahasa tubuh itu sering kali lebih indah dari bahasa lisan. Dari gesture aja kita bisa tau seseorang suka atau benci sama kita. 😉

      Delete
  9. Wah bagus nih buku, apalagi kalo diisi pas lagi berantem
    Hehehe ngga deng
    Sebetulnya buku kan cuma tools utk perekat sebuah hubungan
    Akhirnya kembali ke niat dan tekad para pelaku hubungan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau lagi berantem gak akan bisa ngisi mbak. Wkwkwk. Harus lagi santai, perasaan lagi nyaman. Iya betul, hanya tools. Yang penting melakukan aktivitas bersamanya itu. Apapun asalkan dikerjakan bareng2. Hihihi.

      Delete
  10. Wah kalo ngisi buku ini, suami saya dijamin banyak gak tau jawabannya mbak, wkwkwk. Lha wong ulang taun anak-anak aja sering kelupaan, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan saya lupa lho hari anniversary pas ngisi titimangsanya dan tanda tangan. Suami malah yang inget. Wkwkwk.

      Delete
  11. Wah kyknya ini buku wajib aku baca. Cocok buat bacaan suami istri :D
    Coba ntr wiken ke Gramedia ah. Rasanya kok udah 3 mingguan gak ke Gramedia. Kok kyknya aku melewatkan buku ini di rak atau waktu itu emang blm ada ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak tau ini masih ada atau nggak mbak. Biasanya dibatasi cetakannya. Mudah-mudahan saja masih ada ya.

      Delete
  12. Awalnya kukira bercanda aku disuruh ngitung sendiri halamannya hahah..ternyata memang ga ada halamannya.
    Ini ide bagus buat seru-seruan tapi yang berfaedah bersama suami atau istri kita. Apalagi kalau sudah belasan tahun nikah kayak saya, hm jangan-jangan banyak salah jawabannya hahah
    Couples recipe, menarik judul dan reviewnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Ini bisa bikin spark love yang mungkin sudah lama tidak dirasakan. 😆

      Delete
  13. Buku yg unik. Jadi pengen punya juga.
    Tapi bener saya harus belajar dulu cara main binggo nih hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Googling dulu mbak. Wkwkwk. Akupun baru tau cara main bingo setelah pake buku ini. 😂

      Delete
  14. Wah buku penting dibaca para couple nih, jujur aku juga sering salah memahami bahasa pasangan tuh maunya apa sih 😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh ada five love languages juga lho dibuku ini. Ga saya cantumin di review. Memang bahasa cinta setiap orang beda2. Dan kita cenderung memberikan bahasa cinta kita buat orang lain, padahal belum tentu orang lain itu sama dengan kita bahasa cintanya, termasuk pasangan kita. Ada yg cenderung di giving gifts, quality time, words of affirmation, physical touch, dan act of service. Kalau bahasa cinta pasangan kita words of affirmation, meski kita kasih dia banyak hadiah atau banyak pelukan, tetep dia akan merasa kurang. Jadi yang harus dibanyakin berarti muji2 dia, kasih afirmasi positif sehari berapa kali minimal, baru dia akan merasa dicintai. Ribet memang ya berurusan dengan manusia yang bahasanya beda2. Wkwkwk.

      Delete
  15. Berarti yang masih pacaran tulis aja di buku resep makanan hehehe. Ini kudu buat couple yg udh married ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow resep makanan. 😂
      Sebenarnya ini didesain buat yang pacaran mbak. Ada lembar untuk mengenal calon mertua dan calon ipar juga. Kan kalau udah nikah pasti kita udah kenal ya. Itu mah cuman saran saya saja, khawatir kalau yang pake buku ini belum nikah terus gak jadi nikah sama orang yang ngisi bareng kita kan bisa jadi bumerang tuh buku ini kudu dibakar. Sayang pan kalau harus dilenyapkan bukunya. 😆

      Delete
  16. Wuih, bagus bukunya. Baru tahu ada buku aktivitas buat orang dewasa, terlebih buat pasangan. Jadi tergelitik kepengen punya. Soalnya aku pengen tahu seberapa jauh aku kenal pasanganku dan dia kenal aku. Walopun udah nikah 19 tahun, dan kenal lebih dari 24 tahun, ada aja sisi baru yang aku tahu belakangan. Masih ada ga ya sekarang buku ini di tokbuk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah. Sudah lama ya masa bersamanya. Tapi memang kita aja suka ada perubahan kan. Hal yang kita suka juga sering berubah tiap taun. Begitupun pasangan kita. Pasti ada perubahan seiring berjalannya waktu. Dan kita harus up to date biar pasangan kita gak ngangkat alis sambil manyun gegara kita ngasih sesuatu yang dia sukai 3 tahun lalu tapi ternyata tahun ini dia udah gak suka hal itu. Wkwkwk. Mungkin masig ada dibeberapa olshop. Coba dicek aja dulu siapa tau masih ada toko yang menyediakan.

      Delete
  17. Itu beli di mana Mbak? Jadi pengen punya juga. Kayaknya seru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu beli di Gramedia corner waktu pembukaan mall Ubertos. Gak sengaja nemu buku ini. Coba aja cari di olshop. Siapa tau masih ada stok di beberapa toko.

      Delete
  18. Ughhh...pake bahasa inggris yaa
    Aku butuh usaha lebih nihh buat mencerna isinya 😄😄 tapi aku penasaran sih abis baca reviewnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau ada yang gak ngerti harus siap sedia kamus. Hihihi. Lumayan kan sekalian belajar bahasa Inggris.

      Delete
  19. Have sense of understanding. Couldn't agree more. Mencoba mengerti dengan meredam ego dan amarah itu bumbu Paling malah dalam sebuah hubungan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Meredam ego itu beraaaaat sangaaaaat. Tantangan paling wow dalam sebuah hubungan terutama pernikahan.

      Delete
  20. Wuih, bagus banget nih, bukunya. Keren, pake bahasa Inggris pula. Pengen beli, ah, untuk sendiri dan untuk hadiah ke sahabat yang lagi celebrate their wedding anniversary. Hadiah keren, nih! Thanks for the review, Mba Sinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak. ☺️
      Iya bagus ini buat regenerasi sebuah hubungan biar merasakan kembali awal-awal yang indah luar biasa. Jadi gak hambar meski udah lama bersama.

      Delete
  21. Auto merinding pas baca bagian bawah, Carl & Ellie.. Gampang melow aku hehe, keren bukunya mbak, ternyata gk cuma bocah aja yg ada buku aktivitas ya, couple juga ada. Tp suami aku bukan tipe yang bisa diajak seru2an kek gini , pasti jawaban dia banyak banget salahnya hahaha.. Wes disyukuri aja, every couple have their own style.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya justru seru saat banyak salahnya. Hihihi. Berarti kita jadi tau yang benernya, jadi bisa belajar lagi tentang dia. Dia belajar tentang kita. 😉

      Delete
  22. bukunya lucu banget, kalo udah punya pasangan pengen beli ah :D

    ReplyDelete